Saya merasa beruntung punya sahabat dekat yang sudah kenal lebih dari 10 tahun, dan tetap awet. Mereka adalah teman segank saya jaman SMP sampai jaman now. 
 
Jaman milineal kaya sekarang, mau komunikasi gampang bangeet kaan. Salah satunya pake messenger whatsapp, di whatsapp ini udah rame banget grup saya, tp yang selalu aktif dan tiap saat ada suara itu ya grup smp saya ini. 
 
Isinya hanya 4 orang, 3 orang sudah menikah, satu punya anak, satu lagi hamil, satu lg berusaha hamil, dan satu lagi akan menikah tahun depan. 
 
Dulu grup ini masing masing anggotanya ada di kota yang berbeda, walau begitu jarak tidak memisahkan kami. Sampai akhirnya sekarang 3 orang temanku itu di kota yg sama, dan hanya aku yg terpisah. Walau begitu grup ini selalu membahas keseharian kami. Se-la-lu. Dan tidak pernah ada yg mengeluh akan hal itu, dan masing masing saling memberikan feedback. 
 
Melihat jaman sekarang yg cenderung individualis dan sudah mementingkan kesibukan masing-masing, aku bersyukur, masih ada tempat keluh kesah di setiap detail hariku dan mereka tidak pernah judge atau complain. Kita selalu saling menyemangati, support, dan mengejek satu sama lain dalam batas yang wajar. 
 
Apapun kita omongin. Seriously. Dari mulai habitat suami yang kita semua ga sangka-sangka, problematika ga punya duit, liburan, mencari stretch mark cream. Kalau ada masalah drama dalam hidup, solusinya selalu ada, dan masing masing udah punya karakter gitu.

Ada masanya juga, kita berempat punya pendapata masing-masing, dan ngotot dengan pendirian masing-masing tapi kita bisa tolerir akan hal itu, dan memakluminya. Kita berempat berbeda tetapi still best friend ;)

How lucky I am! Karna Mamak tentu perlu curhat. Mamak juga manusia kan gengs, walau kita super sekalipun ;)
 
Have a nice long weekend, moms!
 
xoxo, 
Ummu Mauza