Pengalaman berharga saya yang sampai saat ini masih pada diri saya yaitu menjadi guru untuk balita (preschool) pekerjaan itu sangat  menginspirasi saya dan membuat saya berpikir untuk bisa mendidik anak saya  dengan cara yang saya ajarkan kepada anak didik. Dari sana saya belajar banyak tidak hanya bisa mengarahkan anak balita dalam sekejap mata tetapi bisa mengubah aktivitas yang paling biasa (berjalan ke taman) menjadi petualangan yang menakjubkan ke luar angkasa, dan saya pun sangat menikmati bisa bermain bersama anak - anak, meskipun saat ini saya sudah berhenti mengajar di sekolah saya tetap merasa masih menjadi guru dengan dua anak didik yang menggemaskan 😄


Ini adalah Sedikit kilas balik saya mengenai beberapa hal yang telah saya pelajari dan saya bawa sampai sekarang saat menjadi guru anak usia balita (preschool)  :


1. Membawa energi keceriaan yang menular dan kadang bisa dibilang heboh sendiri supaya anak juga mengikuti

2. Berlatih memiliki cukup kesabaran untuk menangani kelas dengan berbagai macam karakter balita, otomatis sekarang pun saya tidak terlalu kaget dengan kelakuan anak saya yang begini begitu hehe. 

3. Belajar menjadi sumber inspirasi anak setiap hari. Saya harus memiliki selera humor, karena apabila terlalu serius dan cepat marah anak tidak akan mau dekat dan mengikuti arahan 

4. Harus kreatif. Ini wajib dimiliki seorang guru preschool, karena berhadapan dengan berbagai macam karakter anak mengharuskan guru bisa berpikir cepat dan mencari metode terbaik yang berbeda beda untuk setiap anak, dan ini sangat melatih saya dalam mengasuh anak saat ini. 

5. Belajar memahami anak saat di kelas, tahu siapa yang mendengarkan dan siapa yang tidak, seberapa baik anak mendengarkan dan memahami, siapa yang mau bernyanyi bersama, yang berlatih melakukan beberapa kali sehari vs. sehari sekali 😄 dengan ini saya pun belajar memahami anak saya, apa dia benar mengerti ucapan saya, apa kata - kata saya mudah dicerna supaya anak paham, dan saya pun mencoba kembali dengan komunikasi bersama anak saya, pada dasarnya sih saya harus fleksibel dan memahami anak.

6. Belajar menyesuaikan metode pengajaran dengan kepribadian dan kebutuhan masing-masing anak, karena memang setiap anak itu unik dan berbeda sehingga metode yang dipakai untuk mencapai satu gol tertentu pun tidak sama, oleh karena itu saya pun sedikit1 mengerti bagaimana karakter anak saya dan apa yang mereka butuhkan demi mendapatkan pengajaran dan karakter terbaik untuk masa depannya.

Tidak mudah memang, tapi ternyata hal menyenangkan dan menantang tersebut sangat berguna untuk saya.
Terima kasih untuk guru yang telah mengajar anak dengan segenap hatinya, untuk semua ibu sang pendidik masa depan bangsa, dan untuk Barra Bian yang telah mengajarkan saya banyak hal, you guys are so cool ❤