Jika anak Moms sudah berusia 2 tahun namun belum menunjukkan tanda-tanda mau bicara, jangan cepat-cepat men-judge bahwa mereka mengalami speech delay dan sangat perlu menemui terapis wicara. Karena bisa jadi mereka hanya mengalami hambatan karena selama ini kurang menstimulasi perkembangan bicaranya.

Lalu, bagaimana cara menstimulasi kemampuan bicara anak usia 2 tahun? Mungkin cara-cara yang pernah saya lakukan untuk merangsang kemampuan bicara anak ini bisa membantu.2)

source: https://i.pinimg.com/564x/55/6f/45/556f452029ddd2addc8b6093ab798104.jpg

1) Mengajak ngobrol

Anak-anak akan menunjukkan perkembangan luar biasa jika orang tua bersedia mendampingi penuh perkembangan mereka. Karenanya, sering-seringlah berinteraksi dengan mereka bahkan sejak mereka belum bisa berbicara.

Terlebih saat usia anak sudah masuk 2 tahun. Orang tua harus sering mengajaknya ngobrol. Semua hal bisa dijadikan bahan obrolan seru bersama anak. Saat memandikan anak misalnya, Moms bisa menceritakan betapa segarnya air mandi mereka, betapa wanginya sabun yang mereka pakai, dan seterusnya.

Saat mengobrol dengan anak, usahakan minimalisir distraksi dari telepon genggam, televisi, komputer dan perangkat lain yang berpotensi mengganggu obrolan orang tua dan anak. Jadilah orang tua yang present saat sedang mengobrol dengan anak.

source: https://ak9.picdn.net/

2) Memperdengarkan suara

Semakin banyak suara yang didengar anak, semakin kaya pengalaman yang mereka dapatkan, sehingga memudahkan mereka untuk bicara. Sebagai orang tua, Moms bisa memperdengarkan lagu anak-anak, atau musik-musik yang sekiranya akan disukai anak. Jika tidak ada, Moms bisa menyanyi sendiri bahkan bersenandung bersama anak.

Namun yang perlu diingat, pilihlah lagu-lagu atau musik yang sesuai dengan usia anak. Jangan sampai memperdengarkan lagu-lagu jaman now yang berpotensi merusak fitrah anak karena lirik dan maksud yang tidak sesuai dengan usia mereka.

baca juga

3) Membacakan buku cerita

Buku, selain bermanfaat untuk meningkatkan minat baca anak yang berguna bagi masa depannya, mendekatkan hubungan antara orang tua dan anak yang menguatkan bonding di antara keduanya, juga sekaligus berguna untuk memperkaya kosa kata anak sekaligus menstimulasi kemampuan bicaranya.

Jadi, jangan ragu untuk selalu membacakan buku untuk anak, meski mereka terlihat belum tertarik dengan buku cerita yang Moms bacakan. Pilihlah buku yang sesuai usia anak, dilengkapi ilustrasi dan warna menarik untuk merangsang minatnya. Jika Moms konsisten melakukannya, anak akan ketagihan dibacakan buku dan secara tidak langsung akan menstimulasi kemampuan bicaranya.

source: http://www.advantagebookbinding.com

4) Memperkenalkan nama benda

Di manapun Moms berada, pasti selalu dikelilingi benda-benda, sebutlah itu dinding, pajangan, rak buku, meja kursi, dan sebagainya. Untuk menstimulasi kemampuan bicara anak, Moms bisa menggunakan benda-benda tersebut.

Moms bisa memperkenalkan nama tiap benda, menyebut-nyebutnya, menceritakan benda-benda tersebut dan fungsinya supaya kosa kata dan pemahaman anak bertambah. Tidak perlu ada sesi khusus untuk membahasnya. Lakukan saja saat mengobrol bersama anak.

5) Menuruti keinginannya hanya jika mereka mau bicara, bukan hanya isyarat

Kebanyakan anak terlambat bicara bukan karena kelainan atau gangguan perkembangan apapun. Mereka hanya “malas” bicara karena orang tua selalu menuruti keinginan mereka sebelum mereka berusaha mengungkapkan keinginannya secara verbal. Jika ini dilakukan pada saat anak masih bayi, tentu sangat bermanfaat karena menunjukkan bahwa Moms adalah orang tua yang responsif terhadap kebutuhan anak. Namun akan berefek negatif jika dilakukan ketika anak sudah menginjak fase toddler.

Oleh karena itu, usahakan kita hanya menuruti mau anak saat mereka bicara atau berusaha untuk bicara. Jangan turuti keinginan anak jika mereka hanya berisyarat. Contohnya, anak hanya menunjuk pintu sebagai tanda ingin dibukakan pintu. Dorong anak untuk bicara meski mereka belum lancar bicara. Beresponlah hanya jika mereka mengatakan “Uka, uka” sebagai tanda ingin dibukakan pintu.

Ingat, Moms sedang melatih anak untuk bicara. Maka tunjukkan apresiasi saat mereka berusaha untuk bicara.

source: https://assets.babycenter.com

Semoga cara-cara yang ini bermanfaat ya, Moms! Ingat, tidak perlu galau jika anak mengalami perbedaan dalam perkembangan dengan anak lain. Stimulasi semaksimal mungkin. Jika belum berhasil, baru berkonsultasi kepada ahli untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.