1. Tidak Mengoceh

Awalnya bayi hanya bisa berkomunikasi lewat tangisan, terutama saat merasakan ketidaknyamanan. Lalu di usia 2-3 bulan, ia sudah bisa bersuara seperti 'aah' atau 'uuh' atau dikenal dengan istilah cooing

Di usia 3 bulan, bayi yang tumbuh-kembangnya normal akan mulai mencari sumber suara dan didengarnya dan suka dengan mainan yang menghasilkan bunyi. Cooing pun berkembang menjadi babbling atau mengoceh kata tanpa maknya seperti 'babababa', 'papapapa, 'dadadada' dan sebagainya. Kalau si kecil enggak menunjukkan tanda-tanda di atas, maka waspadalah terhadap delayed speech yang mungkin dialaminya! 
 

source: https://www.drgreene.com


 

baca juga

2. Tidak Menengok Saat Dipanggil

Di usia di atas 6 bulan, perkembangan bayi makin meningkat. Salah satunya, ia akan merespon dengan menengok saat namanya dipanggil. Selain itu, ia akan melihat benda yang ditunjukkan kepadanya. Bayi juga mulai menggunakan isyarat untuk memperlihatkan keinginannya, misalnya menganggat kedua tangan saat ingin digendong juga melambaikan tangan. Tanda yang paling mudah mengetahui kalau bayi mengalami keterlambatan bicara di usia ini yakni tidak menengok saat dipanggil berulang kali. Indikasinya kemungkinan mengalami gangguan pendengaran yang erat kaitannya dengan gangguan bicara. 
 

source: http://metro.co.uk


 

3. Tidak Bisa Mengucapkan Satu Kata dengan Sempurna Di Usia 1 Tahun

Kemampuan bicara anak disebut normal apabila di usia 1 tahun, setidaknya ia dapat mengucapkan minimal satu kata dengan sempurna. Seiring dengan pertambahan usianya, kosa katanya pun bertambah. Di usia 18 bulan sudah menguasai 10-20 kosa kata dan di usia 2 tahun kosa katanya yang bisa diucapkannya bertambah menjadi 50 hingga 100 kata. 

Kemampuan bicara anak ini tentu saja bisa dicapai kalau kamu rajin melatihnya. Namun, jika kamu sudah sering melatihnya tapi tak menunjukkan perkembangan yang signifikan, maka periksakan perkembangan si kecil, untuk mengetahui apa benar ia mengalami kerterlambatan bicara. 

​​​​​​​

source: http://www.parenting.com


 

baca juga

4. Tidak Bisa Menggabungkan Dua Kata Atau Lebih

Pada usia lebih dari 2 tahun, kemampuan bicara anak berkembang cukup pesat. Awalnya hanya mampu mengucapkan satu kosa kata, di usia ini ia sudah bisa menggabungkan dua kata atau lebih. Selain itu, ia mulai mengenal penyebutan untuk benda-benda yang sering ditemuinya, misalnya hewan, buah, warna, kata kerja, kata sifat, juga kadang ia bersenandung dan bernyanyi. Kalau misalnya si kecil belum melakukan hal ini di usianya yang lebih dari 2 tahun, maka ada kemungkinan ia mengalami keterlambatan bicara. Waspada ya, Moms!
 

source: https://www.translatemedia.com