Faktor Risiko Moms dapat Terkena Kanker Payudara

Kelenjar payudara dimiliki oleh wanita dan laki-laki, oleh sebab itu, keduanya berpotensi terkena penyakit kanker payudara. Namun, kanker payudara lebih sering terjadi pada wanita, Moms. Kondisi ini terjadi karena adanya pertumbuhan sel yang tidak normal pada bagian payudara.  Ada beberapa penyebab yang memicu kanker payudara, seperti  genetik, hormon, serta gaya hidup yang kurang baik antara lain merokok, malas bergerak, sering makan makanan berlemak tinggi, makan di tengah malam, jam tidur yang tidak teratur, dan lainnya.

Kenali Gejala Awal Kanker Payudara Stadium Satu
 
Penyakit ini dapat diminimalisir dampaknya dengan mengetahui gejala awal kanker payudara. Mulai sekarang, Moms harus rutin melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) agar jika mendapati sel kanker tersebut tumbuh, Moms bisa segera melakukan tindakan untuk mengobatinya. Berikut ini ciri-ciri kanker payudara yang Moms harus ketahui.
 

Munculnya benjolan pada payudara atau ketiak

Benjolan pada payudara adalah pertanda awal munculnya kanker payudara. Namun, benjolan yang muncul tidak semuanya bersifat kanker. Benjolan kanker payudara biasanya terlihat memiliki tekstur yang lebih keras dan permukaannya tidak rata. Bila benjolan ada di dekat puting susu, maka putting terlihat seperti tertarik ke dalam dan susah digerakkan/lengket.

Sementara itu, jaringan payudara meluas hingga bawah ketiak. Jadi, Moms yang mendapati bagian ketiaknya muncul benjolan juga harus segera memeriksakan diri. 

Pembengkakan di sekitar ketiak dan payudara

Pembengkakan bisa terjadi karena pembesaran kelenjar getah bening pada daerah  ketiak dan payudara. Meskipun tidak semua pembengkakan berarti kanker, namun tak ada salahnya jika Moms mengantisipasi dampak yang lebih buruk.
 
Perubahan kulit dan bentuk puting payudara

Waspadai jika terdapat bagian dari puting yang memerah dan lembap dan tidak kembali menjadi seperti semula. Dalam tahap yang lebih lanjut, kulit payudara akan berwarna kemerahan seperti mengalami iritasi, tekstur dan warna kulit seperti kulit jeruk.
 
Nyeri di payudara

Kanker payudara juga membuat rasa nyeri di payudara yang tak kunjung hilang. Bahkan bisa mencapai kurun waktu pada masa haid di bulan berikutnya. . Mungkin juga keluar cairan tidak normal dari puting atau puting melesak ke dalam.

Itulah gejala awal kanker payudara yang harus Moms waspadai, Lakukan SADARI secara rutin setiap bulan agar Moms tahu perubahan apa saja yang terjadi pada payudara dan daerah sekitar ketiak. Jika perlu lakukan pula Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS) oleh tenaga kesehatan terlatih. SADARI maupun SADANIS dapat dilakukan pada setiap bulan di hari ke-7 sampai ke-10 mulai dari hari pertama haid.

Cara Menurunkan Risiko Kanker Payudara

Memiliki gaya hidup buruk merupakan penyebab utama penderita kanker payudara. Untuk itu, Moms harus mulai merubah kebiasaan-kebiasaan tersebut menjadi lebih baik. Jika memiliki riwayat keturunan kanker payudara, risiko terjangkit juga dapat dikurangi dengan melakukan pola hidup sehat sebagai berikut:

  • Menjaga berat badan normal, sebab obesidas juga dapat memicu jenis kanker lainnya.
  • Memperbanyak aktivitas fisik dan melakukan olah raga secara rutin.
  • Menghindari daging olahan.
  • Memperbanyak makan sayur dan buah.
  • Menghindari merokok dan minuman beralkohol.
  • Memberikan ASI eksklusif bagu Moms yang menyusui
  • Menghindari pil KB apalagi jika sudah berusia diatas 35 tahun.
  • Melakukan pemeriksaan dokter untuk melihat seberapa besar risiko kanker payudara dalam tubuh Moms.