Kelebihan Mengajarkan Anak 2 Bahasa Sejak Dini

source: https://blog.gaijinpot.com/

Seperti yang pastinya sudah Mommy ketahui, memiliki kemampuan berbicara dalam banyak bahasa akan memberikan banyak keuntungan. Itulah sebabnya, mengajarkan bahasa asing pada anak harus dilakukan untuk menyiapkannya berkarya di era global. Membiasakan anak untuk terpapar pada dua bahasa sekaligus ternyata memiliki beberapa kelebihan, seperti : 

  1. Anak akan lebih cepat menyerap kata-kata yang diberikan.
  2. Daya ingat di usia emas sangat baik sehingga membuat belajar bahasa lebih cepat.
  3. Anak-anak yang menguasai bahasa asing sejak awal dapat terpapar informasi terkini lebih banyak dari berbagai sumber, khususnya sumber dengan bahasa-bahasa yang ia kuasai.

Risiko Mengajarkan Anak 2 Bahasa Sejak Dini

source: https://news.expats.cz/

Namun, di sisi lain ada beberapa risiko yang juga harus diwaspadai jika Mommy terlalu awal memberikan paparan bahasa asing di usia balita. Beberapa diantaranya adalah :

  1. Mengakibatkan speech delay. Hal ini tidak terjadi pada semua anak, tetapi jika si kecil tampak sulit bicara mungkin karena ia terlalu banyak terpapar bahasa berbeda.
  2. Anak menjadi bingung menggunakan kata-kata dan sulit mengungkapkan perasaan lewat bahasa. 
  3. Kesalahan metode dapat berisiko menyebabkan anak kesulitan menggunakan bahasa-bahasa yang diajarkan padanya.
baca juga

Tips Mengajarkan Anak 2 Bahasa Sekaligus

Untuk itu, Mommy perlu benar-benar mengetahui metode dan cara mengajarkan anak dua bahasa dengan tepat agar segala kebaikannya dapat dioptimalkan. 

1. Buat Perencanaan Pengajaran Bahasa

source: https://www.babycenter.com/

Agar pengajaran bahasa optimal, pastikan Mommy memikirkan bagaimana rencana pengajaran bahasa yang akan dilakukan. Sebagai contoh, jika anak bicara dengan Mommy, bicaralah dengan bahasa Indonesia. Namun, ketika ia bicara dengan sang ayah, biasakan ia untuk berbicara dengan bahasa Inggris. 

baca juga

2. Perhatikan Waktu Paparan Bahasa

source: https://latinamoms.com/

Jangan hanya terfokus mengajarkan anak kata per kata. Biarkan anak terpapar pada satu bahasa secara menyeluruh pada satu waktu. Dengan begitu ia akan lebih mudah menyerap informasi yang diberikan.

3. Daftarkan ke Sekolah Bilingual

source: http://lacoccinellapreschool.com/

Sekolah bilingual juga dapat menjadi solusi bagi Mommy untuk mengajarkan anak dua bahasa sekaligua. Biarkan ia terpapar bahasa asing di sekolah dan kembali pada bahasa ibunya di rumah. Cara ini juga cukup banyak berhasil pada sebagian besar anak.

4. Kenali Kemampuan Si Kecil

source: https://www.washington.edu/

Terakhir, ingatlah bahwa tiap anak memiliki kelebihan masing-masing. Jika si kecil terlihat lambat dalam menerima dua bahasa sekaligus, berikan pengajaran lebih perlahan tetapi konsisten. Jangan memaksakan si kecil karena dapat mengakibatkan speech delay pada sebagian anak.