1. Mute Akun-Akun Online Shop

source: https://www.theverge.com/

Langkah pertama yang harus Mommy lakukan untuk mengurangi kebiasaan berbelanja online adalah dengan menghindari paparan produk dari online shop yang biasa Mommy ikuti. Menggunakan fitur mute akan lebih dianjurkan daripada unfollow karena kita tidak tahu kapan benar-benar perlu untuk membeli sesuatu di toko online tersebut. Setidaknya, dengan tidak mengetahui produk-produk terbaru Mommy akan terhindar dari keinginan berbelanja.

2. Uninstall Aplikasi E-Commerce

source: https://www.macworld.com/

Jangan biarkan aplikasi e-commerce menumpuk pada smartphone Mommy. Pasalnya, aplikasi-aplikasi tersebut sangat menggoda untuk diintip bagi orang-orang yang memang suka berbelanja. Kalaupun suatu saat nanti Mommy perlu membeli sesuatu, belilah dengan menggunakan laptop atau komputer. Memperbanyak usaha yang dibutuhkan untuk berbelanja online akan mengurangi kebiasaanmu untuk belanja online.

baca juga

3. Kurangi Melihat Foto-Foto Selebgram

source: http://time.com/

Foto-foto selebgram dengan beragam outfit OOTD kekinian kerap membuat para wanita tergiur untuk berbelanja online. Sadarilah bahwa itu bagian dari mekanisme pemasaran di mana Mommy sebagai calon pelanggan dibuat tertarik pada satu produk. Sesekali Mommy bisa melihat inspirasi padu padan pakaian dari para selebgram. Namun, jika pengaruhnya terlalu besar hingga membuat keinginan berbelanja tinggi, sebaiknya dihindari.

4. Rancang Rencana Pengeluaran yang Matang

source: https://www.moneysense.ca/

Langkah terakhir, perkuat dengan merancang rencana keuangan bulanan yang meliputi pemasukan dan pengeluaran tiap bulannya. Dengan begitu Mommy akan bisa membuat batasan pada diri sendiri mengenai anggaran tabungan, anggaran kebutuhan, dan anggaran belanja. Upayakan untuk membuat rancangan ini bersama pasangan agar pengawasannya lebih optimal.