KB Suntik adalah metode kontrasepsi bagi wanita yang dilakukan melalui penyuntikan cairan yang mengandung hormon progesteron atau kombinasi progesteron dan estrogen. KB suntik merupakan pilihan yang baik untuk ibu - ibu yang tidak merasa nyaman atau sering merasa lupa jika menggunakan pil KB yang harus diminum setiap hari.

Jenis Suntik KB


Ada 2 jenis suntik KB yang bisa Moms pilih, yaitu berdasarkan jadwal penyuntikan. Apa saja?
  • Suntik KB 1 Bulan, mengandung kombinasi Medroxyprogesterone Acetate yang merupakan hormon progesteron dan Estradiol Cypionate yang termasuk dalam hormon estrogen. KB suntik ini bekerja secara efektif mencegah kehamilan selama 30 hari, oleh karena itu KB suntik ini diberikan setiap 1 bulan sekali.
  • Suntik KB 3 Bulan, mengandung Dep Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) yang merupakan hormon progestron. KB suntik ini akan bekerja secara efektif mencegah kehamilan dalam waktu 13 minggu, oleh karena itu KB suntik ini diberikan setiap 3 bulan atau 12 Minggu sekali.
source: https://lifestyle.okezone.com/

Suntik KB 3 bulan dan suntik KB 1 bulan dilakukan secara intramuskular (ke dalam otot) biasanya disuntikkan pada otot gluteus maximus (otot bokong) atau otot deltoideus (otot bahu).

Suntikan KB yang pertama diberikan pada saat 7 hari pertama haid atau setelah selesai masa nifas sekitar 6 minggu setelah melahirkan. Jika Moms menggunakan suntik KB 1 Bulan, maka kembali suntik lagi setiap 28 hari. Namun jika menggunakan suntik KB 3 bulan, maka kembali suntik lagi setiap (28x3)= 82 hari.

baca juga

Kelebihan Suntik KB

Suntik KB memiliki beberapa kelebihan Moms jika dibandingkan dengan jenis KB lainnya. Ini daftanya:

  • Tidak berinteraksi dengan obat-obatan lain.
  • Relatif aman untuk ibu menyusui
  • Bermanfaat bagi wanita yang tidak dapat menggunakan kontrasepsi yang mengandung estrogen.
  • Tidak perlu repot mengingat untuk mengonsumsi pil kontrasepsi setiap hari.
  • Tidak perlu berhitung lebih dulu saat berhubungan seksual. Bergantung jenisnya, suntikan dapat bertahan hingga 8–13 minggu.
  • Jika ingin berhenti, tidak perlu repot harus ke dokter. Cukup hentikan saja pemakaiannya.
  • Dapat mengurangi risiko timbulnya kanker ovarium dan kanker rahim.

Efek Samping Suntik KB

Meskipun memiliki banyak kelebihan, Mommies juga harus mewaspadai adanya efek samping yang nantinya ditimbulkan setelah Moms menggunakan suntik KB.

  • Perubahan siklus menstruasi
  • Berat badan meningkat
  • Tidak bisa seketika kembali subur
  • Gairah seks menurun
  • Sakit Kepala, Nyeri Payudara, dan Perubahan Mood
  • Kepadatan tulang berkurang
  • Muncul Jerawat
  • Tidak terhindar dari PMS

Nah Moms, itu tadi jenis suntik KBkelebihan suntik KB, dan efek samping suntik KB. Sekarang Moms sudah mengenai lebih jauh tentang suntik KB, kan? Semoga informasi ini bermanfaat ya, Moms.